APBD Tahun 2023 Gorontalo Utara Disetujui DPRD

- Rabu, 30 November 2022 | 20:20 WIB
Ketua DPRD Deisy Sandra M. Datau bersama Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, saat menandatangani berita acara persetujuan Ranperda APBD Tahun 2023 menjadi Peraturan Daerah, Rabu (30/11/2022).
Ketua DPRD Deisy Sandra M. Datau bersama Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, saat menandatangani berita acara persetujuan Ranperda APBD Tahun 2023 menjadi Peraturan Daerah, Rabu (30/11/2022).

Hulondalo.id – DPRD Kabupaten Gorontalo Utara, menyetujui rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kabupaten Gorontalo Utara, tahun anggaran 2023, menjadi peraturan daerah.

Seluruh fraksi yang ada di DPRD, melalui pendapat akhir fraksi, telah menerima dan menyetujui ranperda APBD tahun anggaran 2023 itu, untuk ditetapkan menjadi peraturan daerah.

Setelah menyimak laporan badan anggaran (Banggar) DPRD Gorontalo Utara, yang berisi proses pembahasan dan hasil pembicaraan yang dilakukan bersama Kepala Daerah atau yang mewakili TAPD, serta pembahasan seluruh opd.

Deisy, yang bertindak sebagai pimpinan rapat atau sidang, langsung mengetuk palu, setelah badan anggaran dan seluruh fraksi yang ada di DPRD menerima dan menyetujui ranperda APBD Kabupaten Gorontalo Utara Tahun anggaran 2023, ditetapkan menjadi peraturan daerah.

"Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Badan Anggaran DPRD Kabupaten Gorontalo Utara dan Bupati Gorontalo Utara bersama TAPD, Pimpinan OPD yang telah membahas ranperda APBD Kabupaten Gorontalo Utara Tahun anggaran 2023," ujar Deisy. Rabu (30/11/2022). Sebelumnya, Banggar dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) kata Anggota Banggar, Matran Lasunte, dalam laporan Badan Anggaran (Banggar) atas hasil pembahasan APBD Tahun 2023, telah menetapkan target pendapatan, sebesar Rp. 707.827.112.155,-, yang sumber pendapatan daerah terdiri dari pendapatan asli daerah, pendapatan transfer, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah.

Sementara untuk belanja daerah, kebijakan belanja daerah yang telah dibahas dan ditetapkan oleh Banggar dan TAPD, sebesar Rp. 799.685.027.093,-.

Dengan demikian kata Matran, jika memperhitungkan besaran pendapatan dan total belanja daerah, maka APBD Tahun 2023 mengalami defisit sebesar Rp. 91.857.914.938,-.

"Posisi defisit yang terbilang begitu besar, maka harapan satu-satunya untuk menutupi besarnya adalah bersumber dari pembiayaan neto," terang Matran. (Prin)

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Red Notice Terbit, Polri Buru Tersangka KSP Indosurya

Selasa, 31 Januari 2023 | 21:45 WIB

Pemkab Pohuwato Hadiri Kajian Akbar Muslimah

Sabtu, 28 Januari 2023 | 20:41 WIB

Banjir Melanda Manado, Ketinggian Air Capai 3 Meter

Sabtu, 28 Januari 2023 | 10:01 WIB
X