Prodi Administrasi Bisnis UBM Turut Partisipasi dalam Gebyar UMKM

- Senin, 28 November 2022 | 21:12 WIB
Mahasiswa Prodi AB, UBM Gorontalo saat berpartisipasi dalam kegiatan Gebyar UMKM Gorontalo City 2022 di Rumah Adat Dulohupa.
Mahasiswa Prodi AB, UBM Gorontalo saat berpartisipasi dalam kegiatan Gebyar UMKM Gorontalo City 2022 di Rumah Adat Dulohupa.

Hulondalo.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo menggelar Gebyar UMKM sebagai wadah untuk memfasilitas para pelaku UMKM, agar bisa mempromosikan produknya masing masing. Kegiatan yang bertajuk Gebyar UMKM Gorontalo City tahun 2022, ini dilaksanakan di Rumah Adat Dulohupa, Senin (28/11/2022). Menariknya, berbagai produk dari Program Studi Administrasi Bisnis (AB), Fakultas Ekonomi & Bisnis (FEB) Universitas Bina Mandiri (UBM) Gorontalo, turut ambil bagian dalam gelaran yang hadiri oleh Walikota Gorontalo, Dr. Marten Taha M.Ec.Dev tersebut. Ketua Yayasan Bina Mandiri Gorontalo (YBMG), Dr. Ir. H. Azis Rachman MM, IPM mengapresiasi pihak prodi hingga fakultas yang jeli melihat peluang tersebut. "Ini adalah kesempatan untuk memperkenalkan kepada para masyarakat akan produk-produk yang menjadi unit usaha mahasiswa. Sekaligus menjadi ajang promosi UBM Gorontalo yang memang menjadi tempat lahirnya para entrepreneur muda yang siap berkontribusi dalam peningkatan ekonomi masyarakat," tuturnya dengan nada bangga. Sementara itu, Wali Kota Gorontalo Marten Taha menjelaskan, gebyar tersebut bertujuan untuk meningkatkan produksi dan memperluas pemasaran. Selain itu, sebagai ajang silaturahmi antar para pengusaha industri, kecil, menengah, dan konsumen. "Gebyar UMKM ini akan berlangsung sampai beberapa hari ke depan, sehingga diharapkan pelaku UMKM bisa berpartisipasi dan ikut ambil bagian mensukseskan kegiatan ini. Produk yang dipamerkan hari ini, ada dari segi kuliner, fashion, souvenir, alat rumah tangga, karawo, aksesoris dan beberapa produk lainnya," jelasnya. Marten Taha juga mengungkapkan, pelaksanaan gebyar UMKM juga merupakan konsistensi Pemkot Gorontalo untuk memulihkan perekonomian masyarakat. Bukan hanya itu, ada juga kegiatan pengembangan kapasitas dan kompetensi UMKM, akses permodalan, dan LPDB. "Selain gebyar UMKM ini, ada juga kegiatan peningkatan kualitas maupun bidang pemasaran, bahkan sebagian UMKM kami bantu melalui pendanaan APBN dan APBD,” ungkapnya. (ais/rls)

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Red Notice Terbit, Polri Buru Tersangka KSP Indosurya

Selasa, 31 Januari 2023 | 21:45 WIB

Pemkab Pohuwato Hadiri Kajian Akbar Muslimah

Sabtu, 28 Januari 2023 | 20:41 WIB

Banjir Melanda Manado, Ketinggian Air Capai 3 Meter

Sabtu, 28 Januari 2023 | 10:01 WIB
X