Terlibat Penganiayaan dan Penipuan, Tiga Personel Polda Gorontalo di PTDH

- Senin, 10 Oktober 2022 | 10:43 WIB
Upacara PTDH di Halaman Polda Gorontalo. (foto:pin)
Upacara PTDH di Halaman Polda Gorontalo. (foto:pin)

Hulondalo.id - Tiga personel Polda Gorontalo diberhentikan dengan tidak hormat atau PTDH. Ketiga personel tersebut masing-masing Briptu Rezha Tangahu, Bripda Alan Moluoyo, dan Brigpol Ronawaty Umar. Mereka di PTDH terlibat kasus penganiyaan dan penipuan. Briptu Rezha Tangahu dan Bripda Alan Moluoyo terlibat kasus penganiyaan. Sedangkan Brigpol Ronawaty Umar terlihat kasus penipuan. "Ketiganya saat ini sudah menjalani hukuman atau sudah inkrah di pengadilan. Dikarenakan kasus penganiyaan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Selain itu juga terlibat kasus penipuan," kata Kapolda Gorontalo, Irjen Pol Helmy Santika SIK, usai upacara PTDH di Halaman Polda Gorontalo, Senin (10/10/2022). Lanjut menurut Helmy, sesuai dengan aturan Kapolri terbaru, pihaknya bisa melakukan PTDH kepada anggota Polri terlibat kasus tindak pidana. "Sebetulnya kasus ini sejak tahun 2019. Sehingga aturan internal jika sudah inkrah. Kemudian ancaman hukuman di atas 4 tahun itu dapat dilakukan PTDH," terang Helmy. "Ini juga bentuk komitmen kami kepada masyarakat apabila ada anggota polri yang melakukan pelanggaran berupa tindak pidana, akan ada sanksi-sanksi yang harus ditegakkan. Begitu juga sebaiknya, jika anggota polri berprestasi maka kita akan dorong untuk mendapatkan prestasi tersebut baik itu kenaikan pangkat maupun melanjutkan studi," pungkas Helmy. Sementara itu, sebelumnya Briptu Reza Tangahu dan Bribda Alan Moluoyo bertugas di Samapta Polda Gorontalo. Sedangkan Brigpol Ronawati Umar bertugas di Ditnarkoba Polda Gorontalo. (HL)

Editor: Sumiyati T Kilo

Tags

Terkini

Red Notice Terbit, Polri Buru Tersangka KSP Indosurya

Selasa, 31 Januari 2023 | 21:45 WIB

Pemkab Pohuwato Hadiri Kajian Akbar Muslimah

Sabtu, 28 Januari 2023 | 20:41 WIB
X