• Selasa, 7 Februari 2023

Apa yang Dibutuhkan Untuk Menjadi Internet Marketer?

- Senin, 19 September 2022 | 14:09 WIB

Hulondalo.id - Profesi digital marketing belakangan ini semakin populer dan banyak digemari oleh generasi milenial karena relatif banyak dibutuhkan oleh perusahaan. Alhasil, setiap orang ingin belajar untuk mendalami profesi yang satu ini. Pertanyaannya, apa saja yang dibutuhkan untuk menjadi seorang internet marketer? Apakah wajib punya background pendidikan IT? Atau harus pintar dalam bersosialisasi? Ini dia ulasan selengkapnya.

Apa yang dibutuhkan untuk menjadi internet marketer?

Kemampuan teknis seperti web development, marketing, dan networking memang penting dalam industri internet marketing. Pasalnya, kamu akan membutuhkan website yang bisa dibangun dengan Hosting murah gratis domain , sosial media, serta hal-hal teknis lainnya untuk meningkatkan performa kerja.

1.Niat dan Kemauan untuk Terus Belajar Hal Baru

Faktor pertama yang perlu dimiliki jika kamu ingin mendalami internet marketing adalah niat dan kemauan untuk terus belajar hal baru. Hal ini sangat penting, karena teknik digital marketing setiap waktu selalu berkembang dan tidak ada patokan khusus sejauh mana pengetahuanmu bisa menghasilkan output yang baik untuk perusahaan. Seperti cara membuat website. Oleh sebab itu, kamu harus terus mempelajari teknologi baru yang sedang trend atau dianggap bisa menjadi standar baru pemasaran digital. Sebagai contoh, tahun 2018 lalu tidak ada yang tau bahwa TikTok akan menjadi aplikasi pemasaran digital seperti sekarang.  Jika kamu enggan untuk belajar algoritma tiktok maka kamu akan tertinggal dengan kompetitor atau bahkan talent baru yang belum lama mendalami internet marketing tapi lebih adaptif terhadap perubahan zaman.

2.Trial dan Error

Ibarat kata, trial and error merupakan makanan sehari-hari yang harus dikonsumsi oleh pelaku internet marketer. Pasalnya, tidak ada patokan tertentu yang bisa digunakan agar performa campaign yang dijalankan punya efektifitas yang sama. Sebagai pegiat digital marketing, kamu harus bisa menemukan ide-ide baru sebagai konsep yang bisa ditawarkan untuk membuat perusahaan semakin berkembang di masa depan. Nah, salah satu caranya yakni dengan melakukan trial dan error.

3.Kemampuan Bahasa Inggris

Kendati saat ini sudah banyak referensi ilmu internet marketing yang dikemas dalam bahasa Indonesia. Namun, kamu juga tetap harus bisa menguasai bahasa Inggris, minimal pasif atau kosakata dasar yang kerap digunakan. Internet marketing merupakan bidang keilmuan yang hampir semua toolsnya dikembangkan dalam versi asli bahasa inggris. Jadi, semua panduan, sumber inspirasi atau bahkan update pembaruan akan lebih cepat kamu terima jika banyak mengambil informasi dari luar.

4.Skill Analisa yang Baik

Kemampuan analisa yang mumpuni diharapkan bisa memberikan solusi bagi perusahaan untuk meningkatkan penjualan secara digital. Skill ini memang tidak hanya dibutuhkan oleh praktisi internet marketing, tapi juga beberapa profesi lain yang berkaitan.  Adapun khusus untuk kebutuhan digital marketing sendiri, biasanya skill analisis akan membantu dalam hal problem solving di lapangan yang tidak semua orang bisa menyelesaikannya. Inilah yang membedakan antara pelaku digital marketing senior dan yang masih belajar.

5. Punya Kemampuan Visualisasi Data yang Baik

Menyampaikan argumen tanpa didasari oleh sebuah data ibarat mengendarai kendaraan dengan mata tertutup. Kira-kira sepenting itulah fungsi data dalam bidang internet marketing.  Sayangnya, mayoritas data yang ada dalam digital marketing masih mentah dan perlu diolah kembali agar lebih seksi di mata jajaran direksi. Maka dari itu, diperlukan kemampuan visualisasi data yang baik agar mudah dipahami oleh orang awam yang tidak tahu terkait performa campaign internet marketing yang sedang dijalankan.

6.Bisa Bekerjasama dalam Team

Sama seperti profesi lain, ketika ingin bekerja sebagai internet marketer maka kamu juga harus siap untuk bekerja dalam sebuah team. Beberapa orang mungkin tidak bisa melakukan hal ini karena sudah terbiasa dalam bekerja secara individu.  Bekerja secara individu memang tidak salah, bahkan cara ini justru jauh lebih efektif jika kamu bekerja sebagai digital marketer di perusahaan kecil atau UKM yang belum punya banyak sumber daya. Akan tetapi, jika kamu sudah diterima untuk mengisi posisi digital marketing di sebuah perusahaan multi nasional, kemampuan team work mutlak diperlukan.

7.Aktif di Media Sosial

Media sosial adalah pintu gerbang utama dalam proses digital marketing. Selain sosial media, memang ada kanal lain seperti website, blog, portal berita, dan jaringan lainnya. Namun sosial media perlu mendapat perhatian khusus karena menjadi tempat berkumpulnya orang-orang yang berpotensi menjadi calon pelanggan. Manfaat aktif di sosial media sendiri bisa memberikan dampak positif dari segi intuisi membaca trend yang sedang berkembang, selain itu kamu juga bisa melihat strategi apa yang sedang dijalankan oleh kompetitor dan bagaimana cara melampauinya. Itulah beberapa hal yang dibutuhkan untuk menjadi internet marketer. Selain poin-poin di atas, sebenarnya masih ada banyak hal lain yang perlu diperhatikan. Jadi, jangan bosan untuk terus belajar ya!. (HL*)

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Red Notice Terbit, Polri Buru Tersangka KSP Indosurya

Selasa, 31 Januari 2023 | 21:45 WIB

Pemkab Pohuwato Hadiri Kajian Akbar Muslimah

Sabtu, 28 Januari 2023 | 20:41 WIB
X