Tren Laka Lantas di Jalan Raya Meningkat, Jasa Raharja Ajak Diskusi Lintas Sektor

- Kamis, 15 September 2022 | 20:09 WIB

Hulondalo.id - Tingginya kemacetan dan kecelakaan lalu lintas di ruas jalan Provinsi Gorontalo menjadi salah satu persoalan yang harus dipecahkan bersama. Hal ini pun yang menjadi inisiatif dari Jasa Raharja Gorontalo untuk mendiskusikan sejumlah isu yang selama ini menjadi polemik di jalan raya. Melalui rapat Koordinasi bersama Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ), Kamis (15/9/2022). Sebagai informasi, berdasarkan data dari Jasa Raharja hingga Agustus 2022 jumlah korban kecelakaan lalu lintas yang mengalami luka-luka mencapai 231 orang. Sementara yang meninggal dunia mencapai 76 orang. Jika dibandingkan dengan tahun 2021 jumlah korban kecelakaan luka-luka mencapai 232 orang dengan meninggal dunia 61 orang. Sementara jumlah santunan yang dibayarkan hingga Agustus 2022 mencapai Rp 5,9 Miliar. Angka ini meningkat jika dibandingkan dengan tahun 2021 yang hanya mencapai Rp 5,2 Miliar. Kepala Jasa Raharja Gorontalo Kemal Karman Kamaluddin mengatakan, selain merajut tali silaturahmi di lintas sektor, pertemuan ini juga dalam rangka mencari solusi guna menekan angka kecelakaan lalu lintas di Gorontalo. "Angka kecelakaan di Gorontalo untuk tahun ini trennya meningkat sangat signifikan. Begitupun dengan jumlah santunan yang kita bayarkan. Olehnya melalui forum ini permasalahan tersebut dapat menjadi perhatian bersama," ujar Kemal. Kemal menyebut, faktor yang menyebabkan kecelakaan tersebut disebabkan bermacam-macam. Dari jalan rusak hingga tidak adanya lampu penerang jalan. "Dari yang kita petakan ada 10 titik rawan kecelakaan yang ada di Gorontalo. Dan itu yang perlu kita komunikasikan denga stake holder dalam rangka menekan angka kecelakaan," bebernya. Sementara itu, Sekda Provinsi Gorontalo Sukri Botutihe mengatakan, pertemuan yang digagas ini sangat penting dalam membahas berbagai isu maupun permasalahan yang ada di jalan raya. Baik regulasi terkait pemanfaatan jalan dan penggunaan rambu lalu lintas. Termasuk kata dia, sarana dan prasarana jalan yang saat ini menjadi keluhan masyarakat di Kota Gorontalo. "Nah, ini yang kita bahas bersama, dan dari hasil forum ini akan kita rekomendasikan ke pemerintah daerah terkait yang bertanggung jawab dalam pemenuhan sarana dan prasarana. Termasuk regulasi-regulasi yang menyangkut pemanfaatan jalan dan penggunaan rambu lalu lintas," ujar Sukri yang juga Ketua Forum LLAJ ini. Sukri berharap, forum ini tidak hanya berakhir di seremoni saja, akan tetapi terus berlanjut dalam rangka memecahkan berbagai permasalahan terutama keselamatan di jalan raya. Rapat koordinasi ini dihadiri oleh Dirlantas Polda Gorontalo, Dinas Perhubungan, Dinas PU, dan Organda.(Jeff)

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Red Notice Terbit, Polri Buru Tersangka KSP Indosurya

Selasa, 31 Januari 2023 | 21:45 WIB

Pemkab Pohuwato Hadiri Kajian Akbar Muslimah

Sabtu, 28 Januari 2023 | 20:41 WIB

Banjir Melanda Manado, Ketinggian Air Capai 3 Meter

Sabtu, 28 Januari 2023 | 10:01 WIB
X