Gubernur Siapkan Posko Bersih-bersih Antisipasi Sampah Pasca Banjir

- Selasa, 16 Juni 2020 | 20:35 WIB
Sejumlah aparat TNI hingga Polri diturunkan di wilayah terdampak banjir Kota Gorontalo untuk melakukan bersih-bersih lingkungan. Kegiatan tim gabungan ini dipimpin langsung Gubernur Rusli Habibie, Selasa (16/6/2020). (F. Salman/Humas)
Sejumlah aparat TNI hingga Polri diturunkan di wilayah terdampak banjir Kota Gorontalo untuk melakukan bersih-bersih lingkungan. Kegiatan tim gabungan ini dipimpin langsung Gubernur Rusli Habibie, Selasa (16/6/2020). (F. Salman/Humas)

-
Sejumlah aparat TNI hingga Polri diturunkan di wilayah terdampak banjir Kota Gorontalo untuk melakukan bersih-bersih lingkungan. Kegiatan tim gabungan ini dipimpin langsung Gubernur Rusli Habibie, Selasa (16/6/2020). (F. Salman/Humas) Hulondalo.id - Gubernur Gorontalo Rusli Habibie akan membuat posko bersih-bersih saat meninjau kondisi pemukiman warga pasca banjir di Kota Gorontalo, Selasa (16/6/2020). Posko tersebut untuk mengantisipasi banyaknya sampah yang kian menumpuk di antara rumah warga. Jika tidak, dikhawatirkan sampah akan  menjadi sumber penyakit. "Buatkan posko pembersihan di dekat sini, dibersihkan sampai bersih. Kami support alat, mobil. Kita pinjam dari kabupaten lain jika kekurangan," kata Gubernur Rusli Habibie. Terkait bantuan makanan yang dikeluhkan oleh sejumlah warga yang tidak kebagian makanan, Gubernur pun segera memerintahkan pihak terkait untuk membuat dapur umum kecil bagi warga sekitar area pasar kamis bagian dalam. Sejumlah alat akan segera disediakan, utamanya alat pembersih dan pengangkut sampah yang bisa dimobilisasi untuk jalan-jalan sempit di bagian dalam area pasar. Selain sampah, terlihat di beberapa lokasi lumpur tebal yang terbawa oleh banjir bandang masih berada di sekitar rumah warga. Selain peninjauan, Gubernur Gorontalo bersama Idah Syahidah turut membagikan masker kepada masyarakat sekitar. Tim gabungan yang melaksanakan kegiatan bersih-bersih pasca banjir terdiri dari unsur TNI 150 orang, unsur Polri 150 orang, unsur Tagana 60 orang, BPBD 40 orang, DLHK 20 orang, Satpol PP 15 orang, dan PMI 20 orang, dengan total kekuatan personil sebanyak 455 orang. Untuk mobil operasional, tim pembersih dibantu dengan mobil operasional dari TNI dan Polri, 3 mobil dari Tagana, 5 buah mobil dari BPBD, 12 buah mobil sampah dan 2 viar, Satpol PP 1 unit Damkar, serta 3 unit mobil dari PMI. Lokasi pembersihan terdiri dari pasar kamis dan rumah penduduk di kelurahan Bugis dimana warga terdampak sebanyak 1.827 KK atau 5.225 jiwa. Di kelurahan Padebuolo, kelurahan Ipilo Kota Timur, yang terdampak sebanyak 2.989 KK atau 5.022 jiwa, serta wilayah Bone Bolango korban terdampak sebanyak 8.600 jiwa.(adv/alex)

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Red Notice Terbit, Polri Buru Tersangka KSP Indosurya

Selasa, 31 Januari 2023 | 21:45 WIB

Pemkab Pohuwato Hadiri Kajian Akbar Muslimah

Sabtu, 28 Januari 2023 | 20:41 WIB
X