Pengaduan Konsumen Gorontalo ke OJK Minim, Nih Catat Nomornya!

- Selasa, 18 Februari 2020 | 16:14 WIB
Layanan pengaduan konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (F. solopos.com)
Layanan pengaduan konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (F. solopos.com)

-
Layanan pengaduan konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (F. solopos.com) Hulondalo.id - Pengaduan konsumen dari Gorontalo ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) selama Tahun 2019 rupanya tak begitu signifikan. Data yang diperoleh Hulondalo.id dari OJK Provinsi Sulawesi Utara, Gorontalo dan Maluku Utara (Sulutgomalut) menyebutkan, pengaduan konsumen asal Gorontalo ke OJK hanya sebanyak 26 pengaduan selama Tahun 2019. Serupa juga dengan pengaduan dari Maluku Utara, yakni hanya 5 pengaduan. Berbeda dengan wilayah Sulawesi Utara dimana berdiri kantor OJK Provinsi Sulutgomalut yang terdapat 866 pengaduan. Seperti kata Raflin, seorang PNS di Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo. Dia mengaku bingung harus mengadukan kemana peristiwa yang menimpanya dengan salah satu perbankan di Boalemo. Raflin mengaku dirinya sudah dirugikan secara materil. Dia pun mencoba datang ke kantor Perwakilan Bank Indonesia alih-alih mendapat solusi, namun Raflin mendapat jawaban bahwa masalah konsumen pada sektor jasa keuangan saat ini sudah menjadi kewenangan OJK. "Berarti saya harus ke Manado. Kantor OJK di sana. Belum tentu saya dapat izin dari kantor dalam waktu dekat ini. Dan harus ada biaya lagi yang keluar," aku Raflin. Dihubungi via seluler, Kepala Bagian Industri Keuangan Non Bank (IKNB), Pasar Modal dan EDK, OJK Provinsi Sulutgomalut, Ahmad Husein tak membantah persoalan komunikasi seperti yang dialami Raflin tersebut karena layanan pengaduan belum tersosialisasi dengan baik. "Jadi benar, salah satu alasan pengaduan konsumen dari Gorontalo yang masih minim karena mereka belum tahu bagaimana harus mengadu ke OJK," ujar Ahmad kepada Hulondalo.id, Selasa (18/2/2020). Namun Ahmad Husein mengaku sosialisasi yang terus dilakukan OJK Provinsi Sulutgomalut membuat akses dari masyarakat kian hari kian meningkat. "Saat ini saja sudah ada beberapa pengaduan yang masuk (dari Gorontalo). Kita langsung proses, kita undang atau kirim surat ke perbankan yang bersangkutan kalau memang dia (konsumen) bermasalah dengan perbankan, termasuk asuransi dan jasa keuangan lainnya," urai Ahmad. Pihaknya juga telah bekerjasama dengan Kesbangpol Provinsi Gorontalo untuk menindaklanjuti berbagai persoalan jasa keuangan, terutama yang menghimpun dana yang ujungnya merugikan masyarakat, seperti investasi bodong. Nah, bagi masyarakat Gorontalo yang ingin mengadukan masalahnya dengan lembaga jasa keuangan, OJK Provinsi Sulutgomalut menyediakan 3 layanan, masing-masing melalui Call Center 151, atau nomor kantor OJK Sulutgomalut 0431-848124, atau melalui via WhatsApp 081157157157. "Via WhatsApp pun akan langsung kita layani, bahkan dari OJK pusat pun menindaklanjutinya," kata Ahmad. Sedangkan untuk pengaduan lewat surel, konsumen Gorontalo bisa mengirimkan ke e-mail konsumen@ojk.go.id.(Alex)

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Hobi Bisa Menghasilkan Cuan, Berikut Tipsnya!

Kamis, 29 September 2022 | 14:58 WIB

Go Public Tak Harus Menunggu Perusahaan Jadi Besar

Senin, 19 September 2022 | 12:46 WIB
X