Tau Gak Sih, Bali Wastu Lestari Raup Omset Rp40 Juta Sebulan, Cuma dari Sampah

- Selasa, 7 Februari 2023 | 15:31 WIB
Erica (kanan) sedang mejelaskan pengelolaan sampah kepada, rombongan UMKM dan Media, bersama Bank Indonesia Gorontalo dalam kunjungan di tempat itu, Sabtu 7 Februari 2023 (Lukman Polimengo)
Erica (kanan) sedang mejelaskan pengelolaan sampah kepada, rombongan UMKM dan Media, bersama Bank Indonesia Gorontalo dalam kunjungan di tempat itu, Sabtu 7 Februari 2023 (Lukman Polimengo)

Hulondalo.id - Bali Wastu Lestari adalah salah satu Bank Sampah di Provinsi Bali yang mampu mengelola sampah hingga bernilai ekonomi, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Menariknya, tidak hanya ikut melestarikan lingkungan, Bali Wastu Lestari juga sempat jadi sandaran warga, saat covid-19 menghantam pariwisata Bali.

Menariknya lagi, Bali Wastu Lestari mengoperasikan Bank Sampah itu tanpa ada sentuhan dari pemerintah.

Baca Juga: UMKM Hijau Warna Baru Kebangkitan Ekonomi Pasca Pandemi, Bank Indonesia Gorontalo Lakukan Hal ini

Erica, Sekretaris Yayasan Bali Wastu Lestari, menjelaskan, hampir setiap hari pihaknya menerima sampah dari masyarakat, namun sudah dalam kondisi dipilah.

Mulai dari sampah logam, elektronik, sampah plastik, botol air mineral, botol kaca, plastik bungkusan makanan, minyak goreng hingga plastik kemasan makanan ringan.

Layaknya nasabah bank, masing masing warga dibuatkan buku rekeningnya. Bedanya, yang disetor adalah sampah.

Sampah sampah itu ditimbang, kemudian dihargai sesuai klasifikasi sampah. Karena uangnya nilainya kecil, maka ditabung dulu.

"Setelah ditimbang, warga belum langsung menerima bayarannya, karena ditabung di rekening masing masing," papar Erica, saat menerima rombongan UMKM bersama Bank Indonesia Gorontalo, Sabtu 4 Februari 2023.

Di Bali Wastu Lestari, sampah sampah itu kemudian dikelompokkan untuk dibawa ke sejumlah pembeli yang akan mengolahnya kembali mejadi barang jadi.

"Dalam sebulan kalau dikira kira (sampah) bisa 40 sampai 50 ton. Omsetnya sebulan bisa Rp40 jutaan," papar Erika.

Tidak hanya dijual, Bali Wastu Lestari juga mengolah sampah lainnya seperti botol kaca, yang dijadikan gelas.

Erica sempat menceritakan, bagaimana masyarakat begitu terpuruk saat pariwisata Bali terpaksa tutup kala pandemi covid-19.

Saat itu semua serba sulit. Warga yang punya tabungan di Bank Sampah, langsung mencairkan tabungan mereka untuk dibelikan bahan pokok.

Halaman:

Editor: Mohamad Syakir Alting

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Soal THR 2023, Ini Isi Surat Edaran Menaker RI

Rabu, 29 Maret 2023 | 08:34 WIB

Harga Rica di Pohuwato Semakin Melonjak

Senin, 20 Maret 2023 | 14:04 WIB
X